Showing posts with label Motivasi Hidup. Show all posts
Showing posts with label Motivasi Hidup. Show all posts

Tsunami Aceh Sebagai Kenangan Pahit Bagi Indonesia

Tsunami Aceh merupakan suatu tragedi kelam dan pahit bagi Indonesia. Kejadian tsunami di Aceh yang terjadi 4 tahun silam itu masih terngiang di benak masyarakat dunia yang telah melenyapkan ratusan ribu korban jiwa. Sungguh sebuah kenangan yang begitu pahit untuk kita kenang.

Pada hari Minggu tanggal 26 Desember 2004, telah menjadi hari paling bersejarah bagi rakyat Aceh dan juga Indonesia. Gempa terjadi pada waktu tepatnya jam 7:58:53 WIB. Pusat gempa terletak pada bujur 3.316° N 95.854° E  kurang lebih 160 km sebelah barat Aceh sedalam 10 kilometer.

Gempa ini berkekuatan 9,3 menurut skala Richter dan dengan ini merupakan gempa Bumi terdahsyat dalam kurun waktu 40 tahun terakhir ini yang menghantam Aceh,  antai Barat Semenanjung Malaysia, Thailand, Pantai Timur India, Sri Lanka, bahkan sampai Pantai Timur Afrika.


Kepanikan ini terjadi dalam durasi yang tercatat paling lama dalam sejarah tragedi gempa bumi, yaitu sekitar 500-600 detik (sekitar 10 menit). Beberapa pakar gempa mengatakan menganalogikan kekuatan gempa ini, mampu membuat seluruh bola Bumi bergetar dengan amplitude getaran diatas 1 cm. Gempa yang berpusat di tengah samudera Indonesia ini, juga memicu beberapa gempa bumi di berbagai tempat di dunia.

Gempa yang mengakibatkan tsunami menyebabkan sekitar 230.000 orang tewas di 8 negara. Ombak tsunami setinggi 9 meter. Bencana ini merupakan kematian terbesar sepanjang sejarah. Indonesia, Sri Lanka, India, dan Thailand merupakan negara dengan jumlah kematian terbesar.

Kekuatan gempa pada awalnya dilaporkan mencapai magnitude 9.0. Pada Februari 2005 dilaporkan gempa berkekuatan magnitude 9.3. Meskipun Pacific Tsunami Warning Center telah menyetujui angka tersebut. Namun, United States Geological Survey menetapkan magnitude 9.2. atau bila menggunakan satuan seismik momen (Mw) sebesar 9.3.


Kecepatan rupture diperkirakan sebesar 2.5km/detik ke arah antara utara - barat laut dengan panjang antara 1200 hingga 1300 km. Menurut Koordinator Bantuan Darurat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Jan Egeland, jumlah korban tewas akibat badai tsunami di 13 negara (hingga minggu 2/1/2005) mencapai 127.672 orang.

Namun jumlah korban tewas di Asia Tenggara, Asia Selatan, dan Afrika Timur yang sebenarnya tidak akan pernah bisa diketahui, diperkirakan sedikitnya 150.000 orang. PBB memperkirakan sebagian besar dari korban tewas tambahan berada di Indonesia. Pasalnya, sebagian besar bantuan kemanusiaan terhambat masuk karena masih banyak daerah yang terisolir.

Sementara itu data jumlah korban tewas di propinsi Nanggroe Aceh Darussalam dan Sumatera Utara menurut Departemen Sosial RI (11/1/2005) adalah 105.262 orang. Sedangkan menurut kantor berita Reuters, jumlah korban Tsunami diperkirakan sebanyak 168.183 jiwa dengan korban paling banyak diderita Indonesia, 115.229 (per Minggu 16/1/2005). Sedangkan total luka-luka sebanyak 124.057 orang, diperkirakan 100.000 diantaranya dialami rakyat Aceh.


Menurut U.S. Geological Survey korban tewas mencapai 283.100, 14.000 orang hilang dan 1,126,900 kehilangan tempat tinggal. Menurut PBB, korban 229.826 orang hilang dan 186.983 tewas. Tsunami Samudra Hindia menjadi gempa dan Tsunami terburuk 10 tahun terakhir.

Di Indonesia, gempa dan tsunami menelan lebih dari 126.000 korban jiwa. Puluhan gedung hancur oleh gempa utama, terutama di Meulaboh dan Banda Aceh di ujung Sumatera. Di Banda Aceh, sekitar 50% dari semua bangunan rusak terkena tsunami. Tetapi, kebanyakan korban disebabkan oleh tsunami yang menghantam pantai barat Aceh.

Pemerintahan daerah Aceh lumpuh total, saat terjadi gempa bumi dan Tsunami Aceh, kebetulan di Jakarta sendiri sedang di adakan acara Halal Bi Halal masyarakat Aceh pasca menyambut lebaran Idul Fitri.

Gempa Bumi yang terjadi pada jam 08:00 WIB dengan 9 Skala Richter Pada tanggal 26 Desember 2004, gempa Bumi dahsyat di Samudra Hindia, lepas pantai barat Aceh. Tepat jam 09:00 WIB satu persatu masyarakat Aceh yang hadir di Istora Jakarta panik karena hubungan telepon seluler ke Aceh putus total, mata mereka pada berkaca-kaca.

Kala itu, Wakil Presiden Jusuf Kalla yang hadir mengatakan bahwa Aceh dalam musibah besar, saya baru dapat kabar terjadi gempa bumi di Aceh, banyak bangunan rusak semoga tidak lebih parah dari gempa papua sebesar 6,4 SR.

Kita ketahui beberapa saat menjelang gempa bumi di Aceh telah terjadi gempa bumi pada 26 November 2004, Gempa sebesar 6,4 SR mengguncang Nabire, Papua tercatat 30 orang tewas.

Mengutip informasi dari Merdeka.com, Arie Basuki yang merupakan seorang fotografer yang sempat meliput dan mengambil gambar langsung di Banda Aceh setelah tsunami, menuturkan rangkaian tugas peliputannya sepanjang perjalanan dari Medan ke pusat kota Banda Aceh.


Pria yang akrab disapa Arbas ini menceritakan, setelah sampai di Medan, dirinya kesulitan mencari kendaraan yang hendak mengantarnya menuju Lhokseumawe. Penyebabnya sejumlah akses untuk menuju ke sana telah terputus. Setelah mencari-cari, akhirnya ia mendapatkan mobil sewaan berupa mobil minibus L300 plus jasa sopir, untuk menempuh 12-13 jam perjalanan dari Kota Medan menuju Lhokseumawe.

Setelah memasuki Lhokseumawe, Arbas mengaku mulai menemui kerumunan-kerumunan warga guna menanyakan perihal kejadian yang baru saja terjadi. Sejumlah warga mengaku bahwa ada bencana air bah besar di Banda Aceh, dan korban dikabarkan sudah mencapai sekitar 5000 orang.

Setelah sampai di Lhokseumawe, Arbas mengaku mulai bertemu beberapa fotografer dari sejumlah media, yang tiba di Lhokseumawe bersama rombongan Kasad. Setelah berbincang dengan mereka, akhirnya ia sepakat untuk memberikan tumpangan mobil sewaan yang ditumpanginya itu kepada para fotografer tersebut, sekaligus mendapatkan teman-teman seperjalanan yang seprofesi untuk sama-sama bertugas.

Saat tiba di Banda Aceh pada waktu subuh (28/12/2004), atau tepat 2 hari pasca-kejadian, Arbas mengaku rombongannya itu langsung dibuat merinding sekujur badan, karena melihat gelimpangan mayat yang begitu memilukan di berbagai tempat.

Mereka kemudian berhenti sekitar 200 meter dari Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh. Dengan kondisi masih terhenyak akan kondisi memilukan yang ada, mereka mulai melihat-lihat kondisi di dalam masjid, dimana begitu banyak warga yang berhasil selamat dari terjangan tsunami, yang masih tertidur bersama mayat-mayat yang bergelimpangan di dalam masjid.

Arbas dan kawan-kawan sesama fotografer langsung bekerja mengambil gambar-gambar yang mereka butuhkan sebagai laporan. Dirinya mengaku, saat itu ia dan kawan-kawan fotografer lainnya seakan tak kuat melihat semua pemandangan yang begitu memilukan tersebut, hingga mereka terlihat sekedarnya saja mengambil gambar sesuai kebutuhan laporan.

Karena keterbatasan segala sesuatunya, terutama dalam hal jaringan internet untuk mengirimkan laporan dan foto-foto yang mereka ambil di Banda Aceh, selama beberapa hari itupun mereka terpaksa harus bolak-balik Lhokseumawe-Banda Aceh, guna melakukan tugas peliputan pemotretan kondisi, dan mengirimkan hasilnya dari Lhokseumawe.

Arbas menuturkan prosesi penguburan mayat secara massal pertama di wilayah Ulee Lheu tersebut, dimana lubang besar seluas 50 meter persegi dibuat untuk mengubur mayat-mayat yang sudah mulai membusuk. Dirinya menuturkan, prosesi penguburan massal itu dilakukan dengan ala kadarnya, karena tidak memungkinkan untuk dilakukan prosesi formal penguburan dengan mayat yang berjumlah ribuan tersebut.

Arbas bahkan menceritakan, saat penguburan massal pertama di wilayah Ulee Lheu tersebut, mayat-mayat yang jumlahnya sangat banyak itu langsug dimasukkan begitu saja ke lubang, dengan kondisi pakaian bahkan perhiasan lengkap seperti saat meninggalnya.
"Saat itu lah saya mencoba turun sedikit ke arah lubang, untuk mengambil gambar deretan mayat yang sudah siap diuruk tanah tersebut. Karena sedikit terpeleset, akhirnya saya nggak sengaja menginjak rambut dari seorang mayat perempuan, hingga rambut-rambut tersebut mengelupas dan terlepas dari batok kepalanya," tutur Arbas.

"Ternyata setelah hari ke delapan saya pulang dan sampai Jakarta, entah kenapa saya mulai merasakan keranjingan minum-minuman keras tanpa sebab. Sampai saat saya ketemu teman yang paham hal-hal mistis, dia bertanya:
'Di belakang kamu ada siapa? Kayaknya ada cewek berjilbab hitam ngikutin kamu?' kata teman saya itu.

Saya kaget, akhirnya saya ceritakan bahwa saya habis liputan ke Aceh. Maka teman saya itu melakukan mediasi kepada makhluk halus berupa arwah wanita berjilbab hitam itu, hingga akhirnya mengetahui bahwa ia mengikuti saya hanya untuk meminta bantuan menghubungi keluarganya yang masih hidup. Tapi karena saya nggak mengerti apa-apa, jadi itulah penyebab benturan energi sehingga pikiran saya jadi kacau dan akhirnya keranjingan minum-minuman keras tanpa sebab," ujarnya.

Selain kisah di atas, terdapat banyak sekali kisah dramatis yang tersingkap dari perjuangan rakyat Aceh untuk tetap hidup di tengah terjangan gelombang besar. Seperti yang dikisahkan salah satu korban selamat bernama Rahmi, warga Lambaro Skep, Kuta Alam, Banda Aceh. Saat gelombang tsunami menerjang, Rahmi masih berusia 12 tahun. Ia selamat dari terjangan gelombang karena berhasil memanjat ke atap lantai dua rumah tetangganya bersama ibu dan adiknya.

Meski berhasil selamat, perasaan bersalah selalu menghantui Rahmi. Sebab, ia tak mampu menyelamatkan nyawa seorang anak perempuan yang sempat meminta tolong kepadanya. Anak perempuan tak dikenal itu akhirnya ditemukan sudah tak bernyawa tak jauh dari rumah tempat Rahmi dan keluarganya menyelamatkan diri. Rahmi nyaris saja kehilangan ayanda tercinta. Karena saat tsunami melanda, ayah Rahmi terseret dan hilang ditelan gelombang.

Ayah Rahmi berhasil lolos dari maut berkat pertolongan jeriken minyak yang ditemukannya secara tak sengaja saat dirinya diombang-ambing gelombang. Setelah seluruh keluarga berkumpul, mereka lalu pergi mencari bantuan ke Masjid Baiturrahman.

Rahmi dan keluarga pun memutuskan untuk tinggal di masjid itu. Selama berada di masjid, hampir setiap waktu Rahmi menyaksikan warga mengembuskan napas terakhirnya.

Derita Rahmi dan keluar tak berakhir sampai di situ, karena usai tsunami surut, kerap muncul isu tsunami susulan yang membuat panik seluruh orang yang berada di masjid. Isu itu ternyata sengaja diciptakan orang yang ingin menjarah harta milik pengungsi yang mengungsi di masjid.

Saat itu, kondisi Aceh benar-benar kacau. Di setiap tempat terdapat jenazah dalam kondisi mengenaskan. Penduduk yang berhasil selamat pun tak mampu menyelamatkan korban yang terluka hingga akhirnya banyak korban luka yang meninggal dunia, karena tidak mendapatkan perawatan medis. Nyaris tak ada lagi makanan yang bisa dimakan. Air bersih pun tak tersedia hingga kelaparan pun melanda. Bantuan datang setelah tiga hari usai tsunami mereda. Penyelamat yang pertama kali tiba di Aceh adalah pasukan TNI.

Meski duka itu sudah 10 tahun berlalu, Rahmi dan keluarganya masih belum bisa melupakannya. Hingga saat ini, Rahmi masih belum mengetahui keberadaan nenek dan sanak saudaranya.

Dari beberapa kisah di atas, tragedi tsunami Aceh memang menyimpan beragam cerita yang tentunya sebagian orang sebut itu aneh tapi nyata. Kisah janggal itu sendiri dituturkan dari para korban yang selamat. Mungkin bisa dibilang keajaiban selalu ada di setiap musibah. Akhirnya dari salah satu kisah tersebut menjadi buah bibir masyarakat dunia.

Lalu apa saja kisah-kisah tersebut, berikut kami merangkum 5 kisah aneh tapi nyata saat Tsunami Aceh 10 tahun silam.


1. Diselamatkan ular raksasa

Kisah pertama datang dari seorang wanita bernama Ummikasum. Dia merasa bursyukur bisa bertahan hidup setelah bencana tsunami melnada kampung halamannya 10 tahun silam.

Kisah Ummikasum memang seperti tak masuk akal, namun ini sebuah kisah nyata. Saat tsunami memporak-porandakan Aceh, nyawanya bisa selamat setelah ditolong oleh seekor ular.

Ummikasum yang akrap disapa Maksum berprofesi sebagai juru memandikan mayat dan bidan kampung. Pekerjaan ini sudah dilakoninya selama 35 tahun.

Maksum yang saat ini berusia 60 tahun memang tak mengingat persis bagaimana bisa diselamatkan ular tersebut. Namun seingatnya saat hantaman gelombang tsunami ini yang mencapai ketinggian gelombang sebatang pohon kepala tua itu datang dirinya tidak sadarkan diri lagi. Sehingga dia tidak bisa menceritakan bagaimana cara dirinya digulung oleh gelombang tsunami.

Akan tetapi tiba-tiba dirinya sudah berada di daerah jembatan Krueng Cut yang berjarak sekitar 800 meter dari rumahnya. Saat itulah dia baru sadar, bahwa bersamanya ada seekor ular besar yang melilit tubuhnya. Kepala ular tersebut menjulur ke arah wajah Maksum. Namun saat itu, Maksum tidak sedikit merasa takut.

Justru Maksum mengaku, sempat berbisik dengan suara nada lemas, meminta agar bisa diselamatkan ke daratan.
"Saya bilang waktu itu, tolong selamatkan saya ke darat," ucapnya dengan bahasa Aceh.
Lantas, ular itu mengantar ke darat langsung bergerak dan menenggelamkan dirinya dalam sungai dan lagi-lagi tiba-tiba dirinya sudah berada di jembatan Lamnyong, Darussalam dengan Jaraknya sekitar 300 meter.

2. Kubah tsunami dan pria berjubah putih

Ada lagi kisah dari wara desa Gurah, Kecamatan Peukan Bada, Kabupaten Aceh Besar. menurut warga sekitar bukit tersebut, ketika gelombang tsunami menerjang ada kubah masjid yang terdampat hingga ke kampungnya. Padahal dari tempat semula di Masjid Jami Desa Lam Teungoh berjarak sekitar 2,5 Km dari kampung wara. Oleh warga sekitar kubah ini pun dinamakan kubah tsunami. Karena proses perpindahannya menurut warga karena gelombang tsunami.

Terdamparnya kubah ini di tengah-tengah persawahan dan berada di lereng gunung menyisakan banyak cerita mistis. Bahkan warga setempat meyakini ada kekuatan mistik hingga kubah ini terdampar sejauh itu.

Sriana (30), seorang pemandu yang telah bekerja setahun ini pernah menemukan tamu yang datang ke tempat ini berkelakuan aneh. Sekitar beberapa bulan lalu, dia mendapati seorang pengunjung paruh baya berdiri terpana saat melihat kubah tersebut.

Lantas, karena Sriana penasaran dengan tingkah laki-laki paruh baya ini, dia bertanya ada apa gerangan sampai ia termenung dan mengucapkan kalimah-kalimah Allah.
"Jadi saya tanya kenapa, lalu laki-laki paruh baya itu bilang ada yang membawa kubah ini oleh 3 orang beserban putih," kata Sriana.
Namun sayang, Sriana tidak ingat lagi nama laki-laki tersebut. Demikian juga tidak mengetahui keberadaannya. Karena laki-laki paruh baya itu datang sendiri saat itu. Sriana penasaran dengan perkataan laki-laki misterius ini, lalu dirinya kembali bertanya siapa sosok berpakaian serba putih itu sebanyak 3 orang.

Lalu laki-laki paruh baya itu menyebutkan, seorang ulama besar dan memiliki 2 murid yang selalu bersamanya, yaitu Hamzah Fansuri bersama kedua muridnya yang membawa kubah ini.

"Ini kan kisah mistis, tidak diperlu terlalu percaya, tetapi cukup kita jadi pengetahuan saja, karena bisa saja terjadi hal-hal unik seperti itu, tetapi jangan percaya 100 persen, timpalnya.

Sriana mengaku, tidak jauh dari Masjid Jami, Masjid tempat kubah ini semula ada kuburan seorang ulama besar di Aceh, Tgk Hamzah Fansuri bersama 2 muridnya. Makam tersebut, katanya, saat ini sudah dilakukan pemugaran dan bahkan banyak orang pergi berziarah. Makam ini banyak orang percaya adalah seorang ulama yang keramat dan memiliki ilmu keislaman yang tinggi.
"Di sana memang ada 3 kuburan, 1 kuburan Tgk Hamzah Fansuri, 2 muridnya, makam-makam ini terletak di Ujung Pancu," jelasnya.
Kisah Tgk Hamzah Fansuri memang banyak terjadi kontroversi. Meskipun sudah pergi empat abad lalu, nama harumnya bisa terkenang sampai saat ini. Hamzah Fansuri selain seorang penyair terkenal dan juga meninggal ajaran sufisme hingga menyebar ke daerah-daerah. Sehingga keberadaannya pun misterius, ada banyak pendapat dan beberapa lokasi kuburan yang dipercaya Tgk Hamzah Fansuri.

Kuburan pertama dipercaya ada di Desa Oboh, Kecamatan Runding, Kota Subulussalam. Kemudian satunya lagi berada di di Desa Ujung Pancu, Kecamatan Pekan Bada, Kabupaten Aceh Besar dan pendapat terakhir berada di Makkah.

Sampai saat ini keberadaan pasti makam Tgk Hamzah Fansuri ini tetap misterius dan membuat banyak orang bingung. Kemudian kembali ada pengakuan Kubah Tsunami yang terdampar ini di tengah sawah Tgk Hamzah Fansuri dan kedua muridnya dengan menggunakan baju serba putih yang menyelamatkannya.

3. Kubah masjid ajaib

Warga Desa Gurah, Kecamatan Peukan Bada, Kabupaten Aceh Besar menamakan kubah ajaib itu Kubah Tsunami. Lantaran proses terhempasnya hingga belasan Km sehingga dianggap ajaib. Kubah inilah yang banyak diburu oleh wisatawan, terutama wisatawan asing untuk membuktikan dahsyatnya tsunami yang menerjang Aceh.

Untuk menuju ke tempat ini, harus melewati jalan yang belum beraspal sekitar 500 meter. Sebelum memasuki ke arena kubah dengan luas pekarangan sekitar 400 meter ini, terlebih dahulu mendapati sebuah kios yang berjualan pernak-pernik dan oleh-oleh milik Darmawan. Setelah memasuki dalam kawasan Kubah Tsunami, ada seorang wanita yang siap menyambut siapapun tamu yang datang.
"Banjir kemarin, karena hujan beberapa hari ini," kata Sriana (30), pemandu di Kubuh Tsunami mengawali pembicaraan.
Sejak sebelum tsunami, daerah ini merupakan persawahan warga. Saat tsunami menerjang Aceh, baru banyak orang mengunjungi daerah ini. Tentu punya alasan wisatawan datang yaitu ingin menyaksikan Kubah Tsunami yang terdampar dari Masjid Jami berasal dari desa Lam Teungoh. Jarak terdampar sekitar 2,5 Km dari tempat semula.
"Ada 7 orang selamat dalam kuba ini dan kubah ini ibarat kapal bagi mereka saat tsunami terjadi," jelas Sriana.
Kubah ini berbentuk bulat. Di dalam kubah ada cekungan yang terbuat dari semen. Di bawah kubah ada seperti lantai. Menurut Sriana, yang berbentuk lantai ini diperkirakan atap Masjid yang terlepas dan menjadi pondasi kubah ini yang berdiri kokoh.
"Diperkirakan bobot kubah ini sampai 80 ton," jelasnya.

4. Saat tsunami Masjid Rahmatullah tetap kokoh berdiri

Cerita lainnya adalah Masjid Rahmatullah di Lampuuk Nangroe Aceh Darussalam. Masjid ini masih kokoh saat tsunami menerjang masjid tersebut. Padahal saat tsunami datang, seluruh bangunan hancur dan terhempas hingga ratusan meter dan masjid Rahmatullah masih kokoh berdiri meski letaknya 500 meter dari bibir pantai masih berdiri dengan kokoh.


Masjid itu dibangun pada 12 September 1997 oleh Gubernur Aceh saat itu Syamsudin Mahmud. Masjid ini menjadi satu-satunya bangunan yang masih kokoh dari sebuah perkampungan di Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar.

Sebelum Tsunami, perkampungan ini dihuni oleh sekitar 6.000 jiwa. Kebanyakan berasal dari kelas menengah ke atas. Masyarakat di perkampungan ini kebanyakan karyawan PT. Semen Andalas Indonesia. Ada juga nelayan dan petani.

5. Hilang 10 tahun saat tsunami, ABG 15 tahun ditemukan di Malaysia

Menjelang peringatan 10 tahun tsunami Aceh, Pemerintah Aceh berhasil memulangkan seorang anak korban tsunami berusia 15 tahun dari Malaysia. Selama ini di Malaysia dia bekerja sebagai pembantu rumah tangga dan juga korban trafficking.

Namanya Fanisa Rizkia (15) tiba di Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM), Blang Bintang, Aceh Besar, Jumat (19/12) sekira pukul 08.05 WIB disambut oleh Karo Humas, Pemerintah Aceh, Mahyuzar. Sedangkan yang menjemput Fanisa Rizkia di Malaysia ditugaskan oleh Gubernur Aceh, Zaini Abdullah Kepala Dinas Sosial Aceh, Bukhari bersama rombongan.

Fanisa Rizkia dalam konferensi pers di depan awak media mengaku sangat senang bisa kembali ke Aceh. Meskipun dia tidak memiliki lagi keluarga, namun bahagia bisa menginjak kaki kembali di bumi Serambi Mekkah. Fanisa merupakan salah satu dari ribuan korban tsunami Aceh.
"Senang bisa kembali ke Aceh, saya tidak mau lagi balik ke Malaysia," kata Fanisa Rizkia di ruang VVIP Bandara SIM, Blang Bintang.
Selama di Malaysia, kata Fanisa Rizkia, dia sempat disiksa oleh pemilik agen Asraf penampung tenaga kerja Indonesia (TKI) di Malaysia. Bahkan agen Asraf tidak memberikan gaji hasil kerjanya.
"Kalau majikan baik, tetapi agen yang tidak baik, gaji gak dibayar, alhamdulillah sekarang sudah bisa pulang," terangnya.

Sementara itu Kepala Dinas Sosial Aceh, Bukhari yang ikut menjemput langsung ke Malaysia mengatakan, ini hasil kerja sama dengan Kedutaan Pemerintah Indonesia di Malaysia. Kedutaan menemukan TKI asal Aceh yang tidak memiliki dokumen yang lengkap.
"Hasil pemeriksaan dari Kedutaan kita terbongkarlah Fanisa korban tsunami, lalu kita komunikasikan untuk dipulangkan," tutupnya.
Bukhari menjelaskan, Fanisa juga korban trafficking selama 5 bulan di Malaysia. Sebelumnya Fanisa tinggal di Medan bersama ibu angkatnya bernama Sabariah, namun kemudian Sabariah meninggal dan keluarganya tidak menerima Fanisa, hingga dia hidup gelandangan di Medan sampai dijual ke Malaysia sekitar 5 bulan lalu.

Hingga saat ini, tragedi tsunami aceh patut kita jadikan pelajaran dalam menyikapi hal-hal duniawi yang masih dianggap salah di mata Yang Kuasa. Jadi, dari kesalahan itu, Allah SWT pun mengirimkan secuil peringatan agar kita senantiasa selalu tunduk pada perintah-Nya sekaligus merevisi perilaku kita dalam menjalani hidup ini.

Kisah Bertemunya Kembali Seorang Wartawan BBC Dengan Korban Tsunami 2004

Tragedi tsunami yang menerpa Aceh pada Desember 2004 lalu menjadi hari yang tak akan pernah dilupakan oleh masyarakat Aceh dan sekitarnya. Pagi itu gempa berkekuatan 9 skala richter mengguncang Aceh, tsunami besar menerjang dan menghancurkan kawasan tersebut. Ratusan ribu jiwa melayang terhempas gelombang dasyat setinggi puluhan meter itu. 10 tahun sudah berlalu pasca gempa dan tsunami dahsyat. Kini Aceh telah berubah dan berbenah.

Kawasan yang dulu porak-poranda kini sudah ditata. Rumah-rumah dibangun, fasilitas umum didirikan dan warga sudah melakukan aktivitas seperti biasa. Berikut beberapa foto kondisi Aceh saat tsunami 2004 dan Aceh saat ini di tahun 2014 yang dilansir BBC Indonesia.

Dan kini, seorang Wartawan BBC, Andrew Harding kembali ke Aceh setelah 10 tahun bencana tsunami dan bertemu lagi dengan salah seorang anak korban tsunami, Mawardah Priyanka.

Gambar di atas merupakan foto Andrew bersama Mawardah di Lhok Nga. Terlihat jelas bahwa pada waktu itu, Andrew mengunjungi daerah Lhok Nga pasca tsunami yang masih rata dengan tanah. Namun sekarang perbedaannya memang sangat jauh sekali, dimana sudah banyak pohon-pohon yang telah tumbuh kembali.

Saat dilihat dari jalan, desa kecil itu seperti tersembunyi di balik tirai tebal berwarna hijau. Ketika kami menghentikan kendaraan di daerah pinggiran, saya berdiri di tepi jalan di atas bukit sembari mencari wajah yang saya kenali–dan memikirkan betapa banyak perubahan yang terjadi.

Sepuluh tahun yang lalu, saya ingat situasinya sangat berbeda.

Beberapa hari setelah tsunami – ketika semuanya rata – dari sini Anda dapat melihat ke segala arah – termasuk laut, yang berjarak sekitar dua kilometer di bagian barat dan juga ibu kota Banda Aceh. Lumpur, puing, serta kesengsaraan ada di mana-mana. Para relawan mulai mencari jenazah, dan ratusan mayat terbaring di jalanan.

Reuni yang mengharukan

Di tenda darurat pengungsi yang didirikan dekat masjid, saya pertama kali bertemu dengan Mawardah Priyanka. Saat itu dia berusia 11 tahun, kelelahan, sangat kotor, dan sendirian. Kedua orangtuanya meninggal karena gelombang tsunami – yang diperkirakan setinggi 35 meter – menimpa rumah mereka di desa di pesisir Lampuuk.

Beberapa hari kemudian dia menemukan kakaknya, Mutiyah, 16 tahun, masih hidup.

Dalam beberapa bulan selanjutnya, saya tetap saling berkabar dengan dua bersaudara tersebut selagi mereka pindah ke tenda pengungsian, lalu ke tenda mereka sendiri, dan kemudian ke rumah baru yang dibangun oleh lembaga amal Oxfam. Mawardah kembali ke sekolah. Adapun Mutiyah menikah dan pindah. Kakak mereka yang lebih tua, Ita, pindah ke rumah mereka di Lhok Nga.


Tetapi, selama delapan tahun, saya kehilangan kontak mereka.

Sulit bagi saya untuk menentukan arah ketika saya berjalan di tempat yang dulu sangat berlumpur. Sekarang di tempat itu ada jalan raya, dengan jembatan baru di atas sungai kecil. Di sebelah kanan, saya melihat bangunan rumah – sangat sederhana, berdinding kayu dan beratap seng. Seseorang berteriak bahwa ada orang asing datang, dan tiba-tiba sosok yang tinggi dengan berseri-seri dengan tergesa-gesa keluar dari rumah.

Reuni yang membahagiakan, mengharukan – dan sempat beberapa saat janggal – bagi kami berdua. Saya melihat bagaimana sosok Mawardah kecil telah berubah -tentu bertambah tinggi- dan betapa kehadiran saya berarti bagi dia dan bagi saudarinya Mutiyah yang tiba dari daerah lain, dua hari kemudian.

Saya merasa bersalah karena tidak berupaya dengan sungguh-sungguh untuk mengontak mereka kembali ketika jaringan asing mulai meninggalkan provinsi itu.

“Tidak ada yang peduli terhadap saya – tidak ada yang mencintai saya seperti orangtua saya,” kata Mawardah sambil menangis keesokan harinya.

Tsunami menghancurkan jejak orangtuanya – tidak tersisa foto ibu atau ayahnya. Sedangkan Ita harus menghidupi keluarga, seringkali meninggalkan Mawardah sendirian.

Rumah yang kosong

Tetapi kemudian, tampak jelas bahwa bencana yang menyapu kehidupan Mawardah, juga berdampak positif. Pada usia 21 tahun, dia menjadi sosok perempuan muda yang percaya diri, cerdas dan berambisi. Dia meraih sejumlah beasiswa dari perusahaan semen lokal (yang dibangun kembali setelah tsunami) dan kuliah jurusan bahasa Inggris di sebuah perguruan tinggi swasta di Banda Aceh.


Selama dua hari, kami mengobrol di rumah kecilnya, berkunjung ke sekolah dan makan siang dengan teman-teman dekatnya, saya belajar lebih banyak tentang cobaan dan kompleksitas hidupnya, dan itu membawa saya memahami bahwa pengalaman Mawardah merupakan cerminan keadaan di Aceh dalam satu dekade setelah tsunami.

Di sana pertama kali dibangun rumah – satu dari 140.000 unit yang dibangun dengan bantuan dana internasional sebanyak US$ 7trilliun untuk Aceh. Rumah Marwadah dibangun dengan cepat dan atapnya tampak bocor, tembok tipis. Dan saya ingat sejumlah pertengkaran yang tidak pantas di awal masa pembangunan rumah-rumah untuk para korban tsunami yaitu mengenai keluarga mana yang akan memiliki hak atas rumah.

Tetapi, bangunan itu akhirnya sesuai dengan peruntukkannya, dan keluarga kemudian mengakui bahwa rumah mereka lebih baik dibandingkan yang mereka miliki sebelum 2004. Di tempat lain, banyak rumah tidak ditempati – bangunan itu dibangun di tengah kebingungan karena koordinasi yang buruk, dan seringkali bersaing antar lembaga bantuan, memiliki banyak uang dan terkadang lebih memikirkan menghabiskannya dengan cepat dibandingkan mengetahui keinginan komunitas lokal.

“Saya memberikan (skor untuk) upaya bantuan 65 (dari 100),” kata Muslahuddin Daud, seorang pejabat Bank Dunia yang hampir terkena tsunami. “Banyak yang tidak sempurna. Untuk US$ 7 trilliun kami dapat melakukannya lebih baik dengan banyak cara. Banyak rumah-rumah kosong… berlebihan. Kami memiliki lebih dari 500 organisasi bantuan dan .. banyak yang tumpang tindih.”

“Dan banyak uang bantuan asing dalam jangka panjang membuat orang jadi bergantung – dan mereka jadi malas. Pertumbuhan di Aceh masih mandeg – kemampuan untuk mengelola sumber daya tidak ada,” kata Daud.

Perempuan yang Kuat

Dan kemudian terjadi perdamaian. Sebelum tsunami, Aceh bergulat dengan kekerasan akibat pemberontakan. Meski masih berusia 11 tahun, Mawardah ingat kondisi tersebut berdampak pada semua orang, ketakutan, jalanan ditutup dan bentrokan yang terjadi di desa-desa.

Tetapi bencana kemudian membawa pembicaraan damai, dan saat ini provinsi ini terus mendapatkan manfaat dari kesepakatan otonomi yang mengakhiri konflik. Pemerintahan baru telah menerapkan elemen hukum Syariah- yang didukung banyak warga termasuk Marwadah.

Tetapi kritik mengatakan sejumlah hukuman tersebut mencederai hak asasi manusia. Meski jumlah investor asing yang meningkat, provinsi ini masih termasuk lambat dalam pertumbuhan ekonomi dan pengentasan kemiskinan dibandingkan dengan daerah lain di Indonesia.

“Kami menyukai Syariah dan saya merupakan seorang Muslim yang taat,” kata Mawardah. Meski demikian, dia mengaku yakin bahwa petugas polisi Syariah seringkali bersikap “munafik”.

Suatu sore, kami mampir di kampus Mawardah di Banda Aceh tempat dia berlatih Thai kickboxing dengan sekelompok mahasiswa dan mahasiswa.

“Dia mahasiswi yang bagus. Dia bekerja dan belajar dengan keras. Sebagai seorang perempuan, dia memiliki semangat seperti pria. Dia kuat. Dia tidak mudah menyerah,” kata guru bahasa Inggrisnya Maulizan Za.

Dia khawatir mengenai inflasi, tetapi – seperti banyak orang yang saya tanyai – mereka yakin bahwa hidup mereka lebih baik dan aman dibandingkan sebelum tsunami.

“Teman saya merupakan keluarga saya sekarang,” kata Mawardah, setelah berlatih kickboxing dan bersiap kembali ke rumah dengan mengendarai motor saudarinya.

“Saya ingin menjadi seorang perempuan yang kuat. Setelah saya lulus saya akan kuliah di Amerika, dan bekerja sebagai seorang reporter. Saya merasa masa depan saya akan cerah,” kata dia mencerminkan kepercayaan diri.

http://8share.com/id/harissahaja/invite

KISAH TRAGIS OEI HUI LAN, PUTRI ORANG TERKAYA DI INDONESIA

KISAH INI ADALAH KISAH NYATA PUTRI SANG RAJA GULA YANG IA TULIS DALAM BUKUNYA” TAK ADA PESTA YANG TAK BERAKHIR” . CUKUP MENARIK UNTUK DISIMAK DAN SEMOGA MEMBERIKAN ANDA ILHAM DALAM KEHIDUPAN.. OEI TIONG HAM ORANG TERKAYA DI ASIA TENGGARA Oei Tiong Ham, yang dijuluki Raja Gula dari Semarang pernah jadi orang terkaya di Asia Tenggara. Ia juga berdagang candu. Berlainan dengan Tjong A Fie, ia tidak dikenal sebagai dermawan.

Sekitar tiga dasawarsa yang lalu, putrinya Oei Hui Lan, bersama Isabella Taves, menulis memoar yang diterbitkan di Amerika Serikat. Dari buku berjudul No Feast Last Forever itu kita bisa tahu perihal kehidupan mereka, yang bisa membeli apa saja dengan uang mereka yang berlimpah.

Namun apakah mereka berbahagia ? Saya lahir di Semarang, Desember 1889 sebagai Oei Hui Lan, putri Oei Tiong Ham yang pernah dikenal sebagai Raja Gula dan oran terkaya di Asia Tenggara. Ibu saya istri pertamanya. Ibu hanya mempunyai dua orang anak, kedua duanya perempuan. Kakak saya Tjong....
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

SI KELINCI YANG PENAKUT

Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1 - SI KELINCI YANG PENAKUTManusia adalah mahluk sosial yang hidup saling bergantung satu sama lain. Walaupun ide hidup saling tolong menolong ini menyenangkan, namun sesungguhnya banyak konflik terjadi disana jika pengharapan kita tidak terpenuhi oleh lingkungan kita. Setiap manusia mempunyai masalah. Masalah ini akan semakin besar kala kita mulai membandingkajn diri kita dengan hal yang jauh lebih besar. Kita istimewa dan berhak mendapatkan kesuksesan apapun yang terjadi. Untuk itu mari kita simak ilustrasi cerita di bawah ini, agar kita tetap semangat menghadapi segala kemungkinan yang ada. Sejak dulu kelinci dikenal sebagai hewan bernyali kecil. Mereka sering ketakutan tanpa sebab jelas. Seringkali mereka menyingkir sesegera mungkin jika keamanannya terancam. Suatu hari nampaklah sekelompok kelinci tengah berkumpul di tepian sungai. Mereka berkeluh kesah meratapi nyali mereka yang kecil, mengeluh kehidupan mereka yang selalu dibayangi marabahaya. Semakin dalam mereka mengobrol, mereka pun semakin sedih d....
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

JEMBATAN

Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1 - JEMBATANAlkisah ada dua orang kakak beradik yang hidup di sebuah desa. Entah karena apa mereka jatuh ke dalam suatu pertengkaran serius. Dan ini adalah pertama kalinya mereka bertengkar sedemikian hebat. Padahal selama 40 tahun mereka hidup rukun berdampingan, saling meminjamkan peralatan pertanian, dan bahu membahu dalam usaha perdagangan tanpa mengalami hambatan. Namun kerjasama yang akrab itu kini retak. Dimulai dari kesalahpahaman yang sepele saja. Kemudian berubah menjadi perbedaan pendapat yang besar. Dan akhirnya meledak dalam bentuk caci-maki. Beberapa minggu sudah berlalu, mereka saling berdiam diri tak bertegur-sapa. Suatu pagi, seseorang mengetuk rumah sang kakak. Di depan pintu berdiri seorang pria membawa kotak perkakas tukang kayu. "Maaf tuan, sebenarnya saya sedang mencari pekerjaan," kata pria itu dengan ramah. "Barangkali tuan berkenan memberikan beberapa pekerjaan untuk saya selesaikan." "Oh ya!" jawab sang kakak. "Saya punya sebuah pekerjaan untukmu. Kau lihat ladang perta....
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

KELEDAI TUA

Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1 - KELEDAI TUASuatu hari keledai milik seorang petani jatuh ke dalam sumur. Hewan itu menangis dengan memilukan selama berjam-jam, sementara si petani memikirkan apa yang harus dilakukannya. Akhirnya, si petani memutuskan bahwa hewan itu sudah tua, jadi tidak berguna untuk menolong si keledai. Sementara sumur itu juga perlu ditimbun (ditutup) karena berbahaya. Ia mengajak tetangga-tetangganya untuk datang membantunya. Mereka membawa sekop dan mulai menyekop tanah ke dalam sumur. Pada mulanya, ketika si keledai menyadari apa yang sedang terjadi, ia menangis penuh kengerian. Tetapi kemudian, semua orang takjub, karena si keledai menjadi diam. Setelah beberapa sekop tanah lagi dituangkan ke dalam sumur, si petani melihat ke dalam sumur dan tercengang karena apa yang dilihatnya. Walaupun punggungnya terus ditimpa oleh bersekop-sekop tanah dan kotoran, si keledai melakukan sesuatu yang menakjubkan. Ia mengguncang-guncangkan badannya agar tanah yang menimpa punggungnya turun ke baw....
... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Kisah Inspirasi Cinta KEBAHAGIAAN DALAM MEMBERI

Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1 - KEBAHAGIAAN DALAM MEMBERIKisah Inspirasi Cinta KEBAHAGIAAN DALAM MEMBERI - Suatu sore, seorang mahasiswa berjalan bersama rekannya. Ketika mereka melihat sepasang sepatu butut di tepi jalan. Mereka yakin sepatu tersebut milik seorang pekerja rendahan yang bekerja dihutan. Sang mahasiswa berpaling pada rekannya seraya berkata,
"Bagaimana kalau kita sembunyikan sepatunya,lalu kita bersembunyi dibalik semak-semak dan melihat apa yang terjadi kemudian." 
Rekannya itu menjawab,
"Sobatku, kita tidak seharusnya bersenang-senang dengan mengorbankan orang miskin. Engkau dapat melakukan sesuatu yang lebih baik, dan itu akan mendatangkan kesenangan besar dalam dirimu. Caranya adalah memasukkan uang kedalam kedua sepatu bututnya. Setelah itu kita bersembunyi untuk melihat reaksi orang tersebut."

Mahasiswa itu pun melakukan apa yg dikatakan rekannya,lalu mereka bersembunyi di balik semak-semak. Tak lama kemudian, si empunya sepatu keluar dari hutan dan bergegas mengambil sepatunya. Ketika memasukkan salah satu kakinya,ia merasakan ada benda yg mengganjal. Ia pun merogoh ke dalam....

... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Kisah Inspirasi Cinta Bintang Laut

Kisah Inspirasi Cinta Bintang Laut - Ketika fajar menyingsing, seorang lelaki tua berjalan-jalan di pinggir pantai sambil menikmati angin laut yang segar menerpa bibir pantai. Di kejauhan dilihatnya seorang anak sedang memungut bintang laut dan melemparkannya kembali ke dalam air. Setelah mendekati anak itu, lelaki tua itu bertanya dengan heran,

"Mengapa engkau mengumpulkan dan melemparkan kembali bintang laut itu ke dalam air?" tanyanya.
"Karena bila dibiarkan hingga matahari pagi datang menyengat, bintang laut yang terdampar itu akan segera mati kekeringan .." jawab si kecil itu.
"Tapi pantai ini luas dan bermil-mil panjangnya .." kata lelaki tua itu sambil menunjukkan jarinya yang mulai keriput ke arah pantai pasir yang luas itu.
"Lagi pula ada jutaan bintang laut yang terdampar. Aku ragu apakah usahamu itu sungguh mempunyai arti yang besar .." lanjutnya penuh ragu.

Anak itu lama memandang bintang laut yang ada di tangannya tanpa berkata sepatahpun. Lalu dengan perlahan ia melemparkannya ke dalam laut agar selamat dan hidup.

"Saya yakin usahaku sungguh memiliki arti yang besar sekurang-kurangnya bagi yang satu ini .." kata si kecil itu.

Kita sering mendambakan untuk melakukan sesuatu yang besar, namun sering kali kita lupa bahwa yang besar itu sering dimulai dengan sesuatu yang kecil.


Baca Selengkapnya di → Kisah Inspirasi Cinta Bintang Laut

Kisah Inspirasi Cinta - Sebuah Bantal

Kisah Inspirasi Cinta - Sebuah Bantal. Oh, betapa nikmatnya bahwa aku masih memiliki sebuah bantal yang bisa membantu serta menemaniku untuk menciptakan mimpi di malam hari. Setiap malam tiba, aku mengebas bantalku, menempatkannya dalam posisi yang enak buat menyanggah kepalaku untuk beristirahat, untuk berziarah menjelajahi segala kemungkinan di dunia mimpi.

http://n1link.tk/harismun47/Bantal.htm
Di siang hari, mungkin aku harus berhadapan dengan sejuta kekecewaan, sejuta kegagalan. Mungkin aku harus berhadapan dengan pengalaman yang membuatku seakan tak mampu berdiri dan bergerak maju. Mungkin aku harus berhadapan dengan orang yang memandangku dengan sorotan mata dingin.

Mungkin karena salah paham, saya harus menerima penilaian yang tidak adil menurut pertimbanganku. Mungkin sepanjang hari aku diselimuti oleh sejuta kesibukan yang aku sendiri tak tahu mengapa dan untuk apa aku begitu sibuk, hingga seluruh badanku penat menanti liang lahat. Mungkin aku ditinggal sendiri ketika sebuah beban berat datang menindih.

Namun ... Subhanallaah (Puji Tuhan)! Sekurang-kurangnya aku masih memiliki sebuah bantal untuk dipeluk.

Bantalku ... Ia menyimpan semua rahasia mimpiku untuk dunia masa datang. Ia secara tabah dan setia mendampingiku saat kemelut bathin datang mencekam. Ia rela menampung semua butir air mataku yang pernah bergulir jatuh. Ia seakan tangan Veronika yang penuh kasih, mengeringkan air mata yang masih tersisa di pipiku. Ia begitu tenang tanpa kata, ia setia menerimaku apa adaku untuk secara tenang dan nyaman memberikan seluruh diri untuk beristirahat di malam hari.

Terima kasih bantalku! Kendati segala kemelut silir berganti datang di hari ini, namun kalau masih ada engkau menemani aku menciptakan mimpi untuk hari esok, maka aku percaya bahwa hari esok merupakan hari baru yang diwarnai oleh sejuta janji.

Baca Selengkapnya di → Kisah Inspirasi  Sebuah Bantal

Kisah Inspirasi Cinta - Batu Untuk Dilemparkan

Kisah Inspirasi Cinta - Batu Untuk Dilemparkan. Banyak orang berpikir bahwa sebuah film dengan aktor utamanya adalah seorang “idiot” pasti akan disambut secara dingin oleh pemirsa. Forrest Gump justru sebaliknya.

http://nomor1.tv/harismun47/Batu-Untuk-Dilemparkan.htm
Tom Hanks muncul melakonkan seorang pemuda yang bernama Forrest Gump, mengisahkan tiga puluh tahun kehidupannya, dan ia senantiasa muncul sebagai “pemenang” dalam setiap kejadian besar yang berhubungan dengan sejarah Amerika jamannya. Ia muncul sebagai pemain American football, tampil sebagai pahlawan dalam perang Vietnam, ia menjuarai turnament ping pong internasional. Ia adalah pahlawan yang bertemu dan disambut hangat oleh dua presiden Amerika John F. Kennedy dan Richard Nixon. Ia juga tampil perkasa dalam Watergate Scandal.

Di samping Forrest, terdapat pula bintang utama lain dalam film ini yakni Jenny yang merupakan satu-satunya teman Forrest di samping ibunya. Dalam perkembangan selanjutnya, Jenny menjadi orang yang dicintai Forrest. Dalam salah satu adegan, setelah ayahnya meninggal Jenny kembali ke rumah lama yang ditinggalkannya. Rumah tua ini sungguh tak bermodel lagi. Segalanya nampak punah dan tinggal kenangan yang samar-samar.

Namun secara perlahan dalam ingatannya ia kembali dihantar kepada pengalaman pedih yang dialaminya ketika ia masih kecil, ketika ia diperkosa di tempat ini. Pengalaman ini muncul begitu kuat dan Jenny dipenuhi dengan kemarahan dan rasa dendam. Tak ada yang bisa dia lakukan kecuali melemparkan batu ke arah rumah tua tersebut. Ia melempar ... melempar dan terus melempar, hingga akhirnya Jenny kehabisan tenaga dan terkulai jatuh di tanah. Adegan ini berakhir saat Forrest datang mendekat dan berkata kepada Jenny dengan kata-kata bernada filosofis:

“Kadang-kadang kita kekurangan batu untuk dilemparkan.”

Ketika kita disakiti, ditipu, atau dikhianati dan dijauhi oleh orang yang amat kita cintai, tentu saja ada dendam dan benci memenuhi bathin kita. Ingin rasanya melemparkan batu ke arah dia atau mereka yang menyakiti kita. Namun pada saat ini hendaklah kita ingat satu hal, kita ingat kata-kata Forrest:

“Terkadang kita kekurangan batu untuk dilemparkan.”

Dan dalam situasi demikian satu hal adalah pasti: Kita tak akan pernah kekurangan kekuatan untuk mengampuni dan memaafkan sesama kita ...
Baca Selengkapnya di → Kisah Inspirasi - Batu Untuk Dilemparkan

Kisah Inspirasi Cinta Ayah Luar Biasa

Kisah Inspirasi Cinta Ayah Luar Biasa - Ada sebuah kisah yang mengharukan tentang hubungan seorang ayah dengan anaknya yang cacat sejak dari lahirnya. Sang ayah bernama Dick dan si anak bernama Rick. Dick dan Rick Hoyt adalah ayah dan anak, sekaligus salah satu tim yang ikut serta dalam sebuah pertandingan triathlon yaitu semacam marathon dengan rupa-rupa olah raga seperti lari yang berjarak 26,2 mil, ditambah bersepeda sejauh 112 mil, serta berenang 2,4 mil. Belum lagi mereka harus mendaki gunung dan lain sebagainya. Total keseluruhannya sekitar 3,735 mil.

http://superaman.com/harismun47/Ayah-Luar-Biasa.htm
Dick Hoyt, sang ayah yang berusia 65 tahun saat itu, mendorong dan menarik Rick yang hanya dapat duduk dibangku roda karena kondisi tubuhnya yang cacat. Sebenarnya, sejak Rick lahir Dick dan istrinya sudah mengetahui bahwa mereka akan memiliki anak yang cacat. Namun, mereka tetap menerima keadaan Rick.

Pada saat pertandingan triathlon ini akan diselenggarakan, Rick berkata kepada ayahnya apakah ia dapat mengikuti pertandingan itu. Dan tanpa ragu, sang ayahpun bersedia untuk mengikutinya.

Jadilah mereka mengikuti pertandingan yang menghabiskan waktu sangat lama itu. Sepanjang pertandingan, Dick terus mendorong dan menarik Rick. Dick berjuang dengan sekuat tenaga berenang menarik Rick yang terbaring di dalam perahu.

Dick berlari mendorong kursi roda Rick tanpa lelah, Dick menggendong Rick memindahkannya dari satu tempat ke tempat lainnya, mereka berdua melewati lika-liku perjalanan yang sulit ditempuh dengan waktu yang sangat lama. Ketika pertandingan usai, dan Rick ditanya mengenai perasaannya saat menjalani pertandingan bersama ayahnya.

Rickpun menjawab,
”aku merasa seperti aku tidak cacat, dan aku ingin sekali membiarkan ayah yang duduk di kursi roda ini dan aku yang berlari mendorong dan menariknya.”
Ternyata, apa yang Dick lakukan menimbulkan dampak yang luar biasa bagi Rick. Memang, Dick adalah ayah yang luar biasa. Ia rela berlari, berenang, mendorong, menarik dan menggendong sang anak sepanjang medan pertandingan.

Sekalipun anaknya memiliki keterbatasan, Dick terus ada dengan setia melewati ...
Baca Selengkapnya di → Kisah Cinta Ayah Yang Luar Biasa

Kisah Inspirasi Cinta Seekor Anak Anjing Cacat

Kisah Inspirasi Cinta Seekor Anak Anjing Cacat - Sebuah toko hewan peliharaan (pet store) memasang papan iklan yang menaik bagi anak-anak kecil, "Dijual Anak Anjing". Segera saja seorang anak lelaki datang, masuk ke dalam toko dan bertanya,
"Berapa harga anak anjing yang anda jual itu?"
Pemilik toko itu menjawab,
"Harganya berkisar antara 30 - 50 Dollar."
Anak lelaki itu lalu merogoh saku celananya dan mengeluarkan beberapa keping uang,
"Aku hanya mempunyai 2,37 Dollar, bisakah aku melihat-lihat anak anjing yang anda jual itu?"
Pemilik toko itu tersenyum. Ia lalu bersiul memanggil anjing-anjingnya.

Tak lama dari kandang aning munculah anjingnya yang bernama Lady yang diikuti oleh lima ekor anak anjing. Mereka berlari-larian di sepanjang lorong toko. Tetapi, ada satu anak anjing yang tampak berlari tertinggal paling belakang. Si anak lelaki itu menunjuk pada anak anjing yang paling terbelakang dan tampak cacat itu.
"Kenapa dengan anak anjing itu?", tanyanya
Pemilik toko menjelaskan bahwa ketika dilahirkan anak anjing itu mempunyai kelainan di pinggulnya, dan akan menderita cacat seumur hidupnya.

Anak lelaki itu tampak gembira dan berkata,
"Aku beli anak anjing yang cacat itu."
Pemilik toko itu menjawab,
"Jangan, jangan beli anak anjing yang cacat itu. Tapi jika kau ingin memilikinya, aku akan berikan anak anjing itu padamu."
Anak lelaki itu jadi kecewa. Ia menatap pemilik toko itu dan ...
Baca Selengkapnya di → Kisah Seekor Anak Anjing Cacat

Kisah Inspirasi Cinta Setengah Jam Saja

Kisah Inspirasi Cinta Setengah Jam Saja - Seperti biasa Michael, kepala cabang di sebuah perusahaan swasta terkemuka di Jakarta, tiba di rumahnya pada pukul 9 malam. Tidak seperti biasanya, Elvin, putra pertamanya yang baru duduk di kelas dua SD yang membukakan pintu. Ia nampaknya sudah menunggu cukup lama.
“Kok, belum tidur?” sapa Michael sambil mencium anaknya.
Biasanya, Elvin memang sudah lelap ketika ia pulang dan baru terjaga ketika ia akan berangkat ke kantor pagi hari. Sambil membuntuti sang Papa menuju ruang keluarga, Elvin menjawab,
“Aku nunggu Papa pulang. Sebab aku mau tanya berapa sih gaji Papa?”
“Lho, tumben, kok nanya gaji Papa? Mau minta uang lagi, ya?”
“Ah, enggak. Pengen tahu aja.”
“Oke. Kamu boleh hitung sendiri. Setiap hari Papa bekerja sekitar 10 jam dan dibayar Rp400.000,- dan setiap bulan rata-rata dihitung 25 hari kerja. Jadi, gaji Papa dalam satu bulan berapa, hayo?”

Elvin berlari mengambil kertas dan pensilnya dari meja belajar, sementara Papanya melepas sepatu dan menyalakan televisi. Ketika Michael beranjak menuju kamar untuk berganti pakaian, Elvin berlari mengikutinya.
“Kalau satu hari Papa dibayar Rp 400.000,- untuk 10 jam, berarti satu jam Papa digaji Rp 40.000,- dong,” katanya.
“Wah, pinter kamu. Sudah, sekarang cuci kaki, bobok,” perintah Michael.
Tetapi Elvin tak beranjak. Sambil menyaksikan Papanya berganti pakaian, Elvin kembali bertanya,
“Papa, aku boleh pinjam uang Rp 5.000,- nggak?”
“Sudah, nggak usah macam-macam lagi. Buat apa minta uang malam-malam begini? Papa capek. Dan mau mandi dulu. Tidurlah.”
“Tapi, Papa…?”
Kesabaran Michael pun mulai habis.
“Papa bilang tidur!” hardiknya mengejutkan Elvin.
Anak kecil itu pun berbalik menuju kamarnya. Usai mandi, Michael nampak menyesali hardikannya, Ia pun menengok Elvin di ...
Baca Selengkapnya di → Kisah Setengah Jam Saja

http://nomor1web.tk/harismun47/Setengah-Jam-Saja.htm

Kisah Inspirasi Cinta 1001 Burung Kertas

Kisah Inspirasi Cinta 1001 Burung Kertas - Reo dan July adalah sepasang kekasih yang serasi walaupun keduanya berasal dari keluarga yang jauh berbeda latar belakangnya. Keluarga July berasal dari keluarga kaya raya dan serba berkecukupan, sedangkan keluarga Reo hanyalah keluarga seorang petani miskin yang menggantungkan kehidupannya pada tanah sewaan.

http://nomor1biz.tk/harismun47/1001-Burung-Kertas.htm
Dalam kehidupan mereka berdua, Reo sangat mencintai July. Reo telah melipat 1000 buah burung kertas untuk July dan July kemudian menggantungkan burung-burung kertas tersebut pada kamarnya. Dalam tiap burung kertas tersebut Reo telah menuliskan harapannya kepada July. Banyak sekali harapan yang telah Reo ungkapkan kepada July.
“Semoga kita selalu saling mengasihi satu sama lain, Semoga Tuhan melindungi July dari bahaya, Semoga kita mendapatkan kehidupan yang bahagia, dsb ... "
Semua harapan itu telah disimbolkan dalam burung kertas yang diberikan kepada July.

Suatu hari Reo melipat burung kertasnya yang ke 1001. Burung itu dilipat dengan kertas transparan sehingga kelihatan sangat berbeda dengan burung-burung kertas yang lain. Ketika memberikan burung kertas ini, Reo berkata kepada July,
“July, ini burung kertasku yang ke 1001. Dalam burung kertas ini aku mengharapkan adanya kejujuran dan keterbukaan antara aku dan kamu. Aku akan segera melamarmu dan kita akan segera menikah. Semoga kita dapat mencintai sampai kita menjadi kakek nenek dan sampai Tuhan memanggil kita berdua ! “

Saat mendengar Reo berkata demikian, menangislah July. Ia berkata kepada Reo,
“Reo, senang sekali aku mendengar semua itu, tetapi aku sekarang telah memutuskan untuk tidak menikah denganmu karena aku butuh uang dan kekayaan seperti kata orang tuaku!”
Saat mendengar itu Reo pun bak disambar geledek. Ia kemudian mulai marah kepada July. Ia mengatai July matre, orang tak berperasaan, kejam, dan sebagainya. Akhirnya Reo meninggalkan July menangis seorang diri.

Reo mulai terbakar semangatnya. Ia pun bertekad dalam dirinya bahwa ia harus sukses dan hidup berhasil. Sikap July dijadikannya cambuk untuk maju dan maju. Dalam Sebulan usaha Reo menunjukkan hasilnya. Ia diangkat menjadi kepala cabang di mana ia bekerja dan dalam setahun ia telah diangkat menjadi manajer sebuah perusahaan yang bonafide dan tak lama kemudian ia mempunyai 50% saham dari perusahaan itu. Sekarang tak seorangpun tak kenal Reo, ia adalah bintang kesuksesan.

Suatu hari Reo pun berkeliling kota dengan mobil barunya. Tiba-tiba ...
Baca Selengkapnya di → Kisah 1001 Burung Kertas

Kisah Inspirasi Cinta - Pulau Cinta

Kisah Inspirasi Cinta - Pulau Cinta. Alkisah di suatu pulau kecil, tinggallah berbagai macam benda-benda abstrak (ada Cinta, Kesedihan, Kekayaan, Kegembiraan dan sebagainya). Mereka hidup berdampingan dengan baik. Namun suatu ketika, datang badai menghempas pulau kecil itu dan air laut tiba-tiba naik dan akan menenggelamkan pulau itu.

http://n1bizz.tk/harismun47/Pulau-Cinta.htm
Semua penghuni pulau cepat-cepat berusaha menyelamatkan diri. Cinta sangat kebingungan sebab ia tidak dapat berenang dan tak mempunyai perahu. Ia berdiri di tepi pantai mencoba mencari pertolongan.

Sementara itu air makin naik membasahi kaki Cinta. Tak lama Cinta melihat Kekayaan sedang mengayuh perahu.
"Kekayaan! Kekayaan! Tolong aku!" teriak Cinta.
"Aduh! Maaf, Cinta! Perahuku telah penuh dengan harta bendaku. Aku tak dapat membawamu serta, nanti perahu ini tenggelam. Lagipula tak ada tempat lagi bagimu di perahuku ini." kata Kekayaan

Lalu Kekayaan cepat-cepat mengayuh perahunya pergi. Cinta sedih sekali, namun kemudian dilihatnya Kegembiraan lewat dengan perahunya.
"Kegembiraan! Tolong aku!", teriak Cinta.
Namun Kegembiraan terlalu gembira karena ia menemukan perahu sehingga ia tak mendengar teriakan Cinta. Air semakin tinggi membasahi Cinta sampai ke ...
Baca Selengkapnya di → Kisah Pulau Cinta

Kisah Inspirasi Cinta - Pria, Cinta dan Matahari

Kisah Inspirasi Cinta - Pria, Cinta dan Matahari. Seorang wanita bertanya pada seorang pria tentang cinta dan harapan. Wanita berkata ingin menjadi bunga terindah di dunia dan pria berkata ingin menjadi matahari. Wanita tidak mengerti kenapa pria ingin jadi matahari, bukan kupu kupu atau kumbang yang bisa terus menemani bunga.

http://nomor1biz.tk/harismun47/Pria-Cinta-dan-Matahari.htm
Wanita berkata ingin menjadi rembulan dan pria berkata ingin tetap menjadi matahari. Wanita semakin bingung karena matahari dan bulan tidak bisa bertemu, tetapi pria ingin tetap jadi matahari. Wanita berkata ingin menjadi burung Phoenix yang bisa terbang ke langit jauh di atas matahari dan pria berkata ia akan selalu menjadi matahari.

Wanita tersenyum pahit dan kecewa. Wanita sudah berubah 3x, namun pria tetap keras kepala ingin jadi matahari tanpa mau ikut berubah bersama wanita. Maka wanita pun pergi dan tak pernah lagi kembali
tanpa pernah tahu alasan kenapa pria tetap menjadi matahari.

Pria merenung sendiri dan menatap matahari.

Saat wanita jadi bunga, pria ingin menjadi matahari agar bunga dapat terus hidup. Matahari akan memberikan semua sinarnya untuk bunga agar ia tumbuh, berkembang dan terus hidup sebagai bunga yang cantik. Walau matahari tahu ia hanya dapat memandang dari jauh dan pada akhirnya kupu kupu yang akan menari bersama bunga. Ini disebut kasih yaitu memberi tanpa pamrih.

Saat wanita jadi bulan ...
Baca Selengkapnya di → Kisah Inspirasi Cinta - Pria, Cinta dan Matahari

Kisah Inspirasi Cinta Pelangi

Kisah Inspirasi Cinta Pelangi - Di suatu masa warna-warna di dunia mulai bertengkar. Semua menganggap dirinyalah yang terbaik yang paling penting, yang paling bermanfaat dan yang paling disukai.

http://gonomor1.tk/harismun47/Pelangi.htm

HIJAU berkata:
"Jelas akulah yang terpenting. Aku adalah pertanda kehidupan dan harapan. Aku dipilih untuk mewarnai rerumputan, pepohonan dan dedaunan. Tanpa aku, semua hewan akan mati. Lihatlah ke pedesaan, aku adalah warna mayoritas..."

BIRU menginterupsi:
"Kamu hanya berpikir tentang bumi, pertimbangkanlah langit dan samudra luas. Airlah yang menjadi dasar kehidupan dan awan mengambil kekuatan dari kedalaman lautan. Langit memberikan ruang dan kedamaian dan ketenangan. Tanpa kedamaian, kamu semua tidak akan menjadi apa-apa."

KUNING cekikikan:
"Kalian semua serius amat sih? Aku membawa tawa, kesenangan dan kehangatan bagi dunia. Matahari berwarna kuning, dan bintang-bintang berwarna kuning. Setiap kali kau melihat bunga matahari, seluruh dunia mulai tersenyum. Tanpa aku, dunia tidak ada kesenangan."

ORANYE menyusul dengan meniupkan trompetnya:
"Aku adalah warna kesehatan dan kekuatan. Aku jarang, tetapi aku berharga karena aku mengisi kebutuhan kehidupan manusia. Aku membawa vitamin-vitamin terpenting. Pikirkanlah wortel, labu, jeruk, mangga dan pepaya. Aku tidak ada dimana-mana setiap saat, tetapi aku mengisi langit saat fajar atau saat matahari terbenam. Keindahanku begitu menakjubkan hingga tak seorangpun dari kalian akan terbetik di pikiran orang."

MERAH tidak bisa diam lebih lama dan ...
Baca Selengkapnya di Kisah Inspirasi Cinta Pelangi

Kisah Inspirasi Cinta Malaikat Kecil

Kisah Inspirasi Cinta Malaikat Kecil - Istriku berkata kepada aku yang sedang baca koran, "Berapa lama lagi kamu baca koran itu? Tolong kamu ke sini dan bantu anak perempuanmu tersayang untuk makan."

http://goo.gl/orTDzn
Aku taruh koran dan melihat anak perempuanku satu-satunya, namanya Lala tampak ketakutan, air matanya banjir di depannya ada semangkuk nasi berisi nasi susu asam/yogurt (curd rice). Lala anak yang manis dan termasuk pintar dalam usianya yang baru 8 tahun. Dia sangat tidak suka makan curd rice ini. Ibuku dan istriku masih kuno, mereka percaya sekali kalau makan curd rice ada “cooling effect” (menurunkan panas dalam).

Aku mengambil mangkok dan berkata,
"Lala sayang, demi Papa, maukah kamu makan beberapa sendok curd rice ini? Kalau tidak, nanti Mamamu akan teriak2 sama Papa."

Aku bisa merasakan istriku cemberut di belakang punggungku. Tangis Lala mereda dan ia menghapus air mata dengan tangannya, dan berkata,
"Papa, aku akan makan curd rice ini tidak hanya beberapa sendok tapi semuanya akan aku habiskan, tapi ada yang aku mau minta...." agak ragu-ragu sejenak.
"aku mau minta sesuatu sama Papa bila habis semua nasinya. Apakah Papa mau berjanji memenuhi permintaanku?"

Aku menjawab,
“Oh pasti, sayang.”
Lala tanya sekali lagi,
“Betul nih Papa?”
“Iya, pasti,” sambil menggenggam tangan anakku yang kemerah mudaan dan lembut sebagai tanda setuju.

Lala juga mendesak Mamanya untuk janji hal yang sama, istriku menepuk tangan Lala yang merengek sambil berkata tanpa emosi,
"Janji," kata istriku.

Aku sedikit khawatir dan berkata,
“Lala jangan minta komputer atau barang2 lain yang mahal ya, karena Papa saat ini tidak punya uang.”
Lala menjawab,
"Jangan khawatir, Lala tidak minta barang2 mahal kok."

Kemudian Lala dengan perlahan-lahan dan kelihatannya sangat menderita, dia bertekad menghabiskan semua nasi susu asam itu. Dalam hatiku aku marah sama istri dan ibuku yang memaksa Lala untuk makan sesuatu yang tidak disukainya.

Setelah Lala melewati penderitaannya, dia mendekatiku dengan mata penuh harap, dan semua perhatian (aku, istriku dan juga ibuku) tertuju kepadanya. Ternyata Lala mau kepalanya digundulin (dibotakin) pada hari Minggu!!!

Istriku spontan berkata,
"Permintaan gila, anak perempuan dibotakin, tidak mungkin!"
Juga Mamaku menggerutu,
"Jangan terjadi dalam keluarga kita. Dia terlalu banyak nonton TV dan program2 TV itu sudah merusak kebudayaan kita."

Aku coba membujuk,
"Lala kenapa kamu tidak minta hal yang lain kami semua akan sedih melihatmu botak."
Tapi Lala tetap dengan pilihannya,
"Tidak ada Papa, tak ada keinginan lain." kata Lala.
Aku coba memohon kepada Lala,
"Tolonglah kenapa kamu tidak mencoba untuk mengerti perasaan kami."
Lala dengan menangis berkata,
"Papa sudah melihat bagaimana menderitanya aku menghabiskan nasi susu asam itu dan Papa sudah berjanji untuk memenuhi permintaanku. Kenapa Papa sekarang mau mengingkari sendiri? Bukankah Papa selalu mengajarkan, bahwa kita harus memenuhi janji kita terhadap seseorang apapun yang terjadi?"

Sekarang aku memutuskan untuk ...
Baca Selengkapnya di Kisah Inspirasi Cinta Malaikat Kecil

Kisah Inspiratif MUJUR ATAU MALANG?

Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1 - MUJUR ATAU MALANG?Kisah Inspiratif MUJUR ATAU MALANG? - Ada sebuah cerita Cina kuno tentang seorang laki-laki tua yang sikapnya dalam memandang kehidupan berbeda sama sekali dengan orang-orang lain di desanya. Rupanya laki-laki tua ini hanya mempunyai seekor kuda, dan pada suatu hari kudanya kabur. Para tetangganya datang dan menaruh belas kasihan kepadanya, mengatakan kepadanya betapa mereka ikut sedih karena kemalangan yang menimpanya.

Jawabannya membuat mereka heran.
"Tapi bagaimana kalian tahu itu kemalangan?" dia bertanya. 

Beberapa hari kemudian kudanya pulang, dan ikut bersamanya dua ekor kuda liar. Sekarang si laki-laki tua punya tiga ekor kuda. Kali ini, tetangga-tetangganya mengucapkan selamat atas kemujurannya.

"Tapi bagaimana kalian tahu itu kemujuran?" dia menjawab. 
Pada hari berikutnya, sementara sedang berusaha menjinakkan salah seekor kuda liar, anak laki-lakinya jatuh dan kakinya patah. Sekali lagi, para tetangga datang, kali ini untuk menghibur si laki-laki tua karena kecelakaan yang menimpa anaknya ... 
baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

ANTARA MENJADI EMAS DAN MENJADI ARANG

Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1 - ANTARA MENJADI EMAS DAN MENJADI ARANG
Alangkah senangnya jika terlahir sebagai emas yang keberadaannya selalu diidam-idamkan dan dinanti- nanti. Semua orang ingin menyentuhnya, memilikinya dan sangat bangga bila berada di dekatnya karena nilainya yang amat tinggi. Tak heran jika emas dijuluki sebagai logam mulia, karena kedudukannya yang amat tinggi di mata manusia. Banyak sekali manusia berkelahi memperebutkannya dan bahkan tak jarang sampai saling membunuh.

Adapun terlahir sebagai arang, agaknya kalau dapat akan dihindari oleh setiap insan. Sejak lahir jangankan digendong, disentuhpun tidak karena rasa takut akan terkotori olehnya. Mengenai nilainya, jangankan satu gram, satu karung pun masih banyak orang yang dapat memilikinya. Keberadaannya pun terkadang tidak terlalu dirasakan.

Namun, semahal-mahalnya emas jika ia berada di lingkungan yang salah dia akan rusak. Emas bila terkena merkuri (air raksa) akan kehilangan nilainya. Emas ketika tersebar dan bercampur dengan tanah tidaklah ada nilainya.

Adapun arang, apabila ia berada di tempat yang sangat dingin, dimana orang sangat membutuhkan kehangatan, nilai sekarung arang jauh lebih berharga dari nilai emas satu bukit.

Dari analogi di atas nampak bahwa lingkungan tempat suatu benda berada dan nilai manfaat keberadaan suatu benda pada lingkungan tersebut merupakan faktor yang penting untuk menilai tingkat manfaat keberadaan suatu benda.

Ada benda lain yang juga dinilai sangat tinggi oleh kebanyakan manusia, yaitu intan. Intan yang jernih dan kokoh, dapat digunakan untuk menghancurkan batu-batuan dan dapat juga digunakan sebagai perhiasan.

... baca selengkapnya di Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1